Gyeongbokgung Palace

Ini pertama kalinya sofi bikin tulisan dengan label destination.
disini sofi mo jelasin tentang suatu tempat n kasi gambaran tentang tempat tsb .

yang satu ini, Ini adalah 1 dari lima istana besar dan yang terbesar terletak di utara Seoul . 
Gyeongbokgung Palace, Korea.
Tepatnya di sebelah utara kota Seoul (Gangbuk), Korea Selatan. Istana ini termasuk dari 5 istana besar dan merupakan yang terbesar yang dibangun oleh Dinasti Joseon. Gyeongbokgung Palace, sebuah nama yang indah yang mempunyai arti “tempat yang diberkati oleh kahyangan”.
Barangkali nama tersebut memang tidak berlebihan karena dilihat dari sudut pandang fengshui, posisi istana Gyeongbokgung sangat strategis. Gyeongbokgung terletak di jantung kota Seoul dan diapit oleh dua buah gunung yaitu Gunung Bugaksan di bagian belakang dan Gunung Namsan di bagian depan istana. Gyeongbokgung Palace dibangun di atas area tanah seluas hampir tujuh ratus ribu meter persegi dan jumlah bangunan sebanyak lima ratus buah, serta dikelilingi oleh tembok beton.

 
1.Geonchunmun 2.Geunjeongjeon 3.Geunjeongmun 4.Sajeongjeon
5.Manchunjeon 6.Cheonchujeon 7.Sujeongjeon 8.Gyeonghoeru
9.Amisan 10.Jagyeongjeon 11.Hamhwadang 12.Jipgyeongdang
13.Hyangwonjeong 14.Jaesugak 15.Yeongchumun


Sejarah Istana Gyeongbok
Istana Gyeongbok aslinya didirikan tahun 1394 oleh Jeong do jeon, seorang arsitek. Istana ini hancur pada
saat invasi Jepang ke Korea tahun 1592-1598 dan dibangun lagi selama tahun 1860-an dengan 330 buah komplek bangunan dengan 5.792 kamar. Berdiri di wilayah seluas 410.000 meter persegi, Istana Gyeongbok adalah simbol keagungan kerajaan dan rakyat Korea. Setelah pembunuhan Maharani Myeongseong oleh mata-mata Jepang di tahun 1895, Raja Gojong meninggalkan istana ini bersama anggota keluarganya yang lain dan tidak akan pernah kembali.
Pada tahun 1911, pemerintahan Jepang yang sedang menjajah Korea menghancurkan semua bangunannya kecuali 10 bangunan utama, dan membangun Bangunan Pemerintahan Utama Jepang untuk gubernur jenderal Korea di depan Ruangan Tahta.
Bangunan utama dari Istana Gyeongbok termasuk Geunjeongjeon, Ruangan Tahta Raja (yang merupakan harta nasional Korea Selatan nomor 223) dan Paviliun Gyeonghoeru (harta nasional nomor 224) yang memiliki kolam bunga teratai dan bertiangkan 48 buah tonggak granit.
Istana Gyeongbok saat ini dibuka untuk umum dan Museum Nasional Rakyat Korea (National Folk Museum of Korea) berdiri di dalamnya.
Banyak rakyat Korea yang berharap pemerintahnya dapat mengembalikan bentuk asli istana. Berkat kerja keras arkeolog, 330 bangunan berhasil dibangun kembali.

Gerbang Gwanghwamun
Istana ini mempunyai empat pintu gerbang yang tinggi dan kokoh. Pintu gerbang utama Gyeongbokgung Palace dikenal dengan nama Gwanghwamun (lihat foto).


Pada masa Invasi Jepang tahun 1592, gerbang ini mengalami kehancuran parah. Raja Gojong kembali memerintahkan pembangunannya di tahun 1867 bersamaan dengan pendirian kembali bagian-bagian istana. Gwanghwamun berdiri tegak sampai tahun 1926, ketika pada masa Penjajahan Jepang, gerbang ini dipindahkan ke lokasi yang sekarang di Museum Nasional Rakyat Korea sebagai gerbang Bangunan Pemerintahan Jenderal Jepang yang luas. Setelah kemerdekaan dari Jepang dan Perang Korea, Gwanghwamun mengalami kerusakan parah. Barulah pada tahun 1963 almarhum presiden Park Chung-hee memerintahkan pembangunan dan perbaikan. Papan nama Gwanghwamun dilukis sendiri oleh Park Chung-hee dan berdiri tegak sampai akhir 2006.

 Gerbang Heungnyemun


Geunjeongmun
ini gerbang masuk ke geunjeongjeon :)
Geunjeongmun, gerbang masuk geunjeongjeon


GeunjeongJeon
Begitu masuk dari gerbang utama Gwanghamun, pengunjung bisa melihat hamparan halaman batu yang luas. Di tengah halaman berdiri bangunan utama, Geunjeongjeon, tempat kaisar menyelenggarakan pemerintahan, pertemuan, menerima tamu luar negeri, dan upacara penobatan.
geunjeongjeon, bangunan utama Gyeongbok palace

aula geunjeongjeon
Keberadaan bangunan Kunjong-jon sudah lebih dari 600 tahun, istana ini telah rusak parah beberapa kali. Meskipun hanya menyisakan sekitar selusin bangunan tetap, pada satu titik kompleks ini ditempatkan beberapa ratus bangunan. Yang telah Banyak dibangun kembali sesuai dengan spesifikasi asli dulu. Keunjeong-jeon, tahta kerajaan hall terbesar yang terbuat dari struktur kayu Korea yang masih hidup.Istana ini digunakan Sebagai tempat urusan Raja,tempat diselenggarakan acara resmi, dan menerima utusan asing. Dibangun pada 1394, sering sekali pejabat-pejabat tinggi berkumpul di pengadilan ini untuk menghormati raja mereka terdahulu.
Keunjeong-jeon Sebelumnya ada tiga pintu gerbang berturut-turut sebelah selatan pintu masuk, antara Keunjeong-jon dan kota. Keunjeong-kanggo dapat dilihat di tengah koridor selatan. Hongnye-kanggo telah dirobohkan untuk membuat jalan. Kwanghwa-Mun ada di dinding luar istana, di depan ibukota (sekarang direnovasi untuk membangun Museum Nasional yang baru). Sebuah pemandangan yang mengesankan dari harmoni yang diciptakan antara Keunjeong-jon dan Pukhan-san seperti pegunungan, yang dapat dilihat dari pilar kedua dari ujung timur dan koridor selatan.

Gangnyeongjeon (Kediaman Raja)




Gyotaejeon (Kediaman Ratu)


Donggung (Istana Pangeran Mahkota)
Changdeokgung (Istana Changdeok) adalah sebuah komplek istana Dinasti Joseon di Seoul, Korea Selatan. Istana Changdeok adalah salah satu dari Lima Istana Besar yang dibangun sebagai tempat tinggal keluarga kerajaan. Istana Changdeok terletak di sebelah timur Gyeongbokgung sehingga sering disebut dengan Donggung atau Istana Timur. Makna dari Changdeokgung (昌德宮) adalah Istana Kemakmuran. 


yah, mungkin itu aja yang bisa aku kasih tentang apa aja di dalam Gyeongbok Palace. buat tahun ini :

Gyeongbok Palace 2011 :)
Banyak pohon yang indah menghiasi sekitar 330 bangunan yang memiliki arsitektur rumit.
Salah satunya pagoda ini :
atau ini:

di sana sudah pasti disedakan informasi tentang bagaimana Korea berkembang selama bertahun-tahun (yaitu kostum, makanan, tulisan tangan, tradisi, dll). Juga tempat yang baik untuk menikmati udara setelah perjalanan panjang di bawah terik matahari.

Ada sebelum 10 am jika Anda ingin menyaksikan perubahan penjaga. Istana tertutup setiap Selasa untuk memungkinkan untuk digunakan untuk pembuatan film (mungkin Korea drama).

Sebagai kepala Anda keluar dari istana, menyeberang jalan dan berjalan langsung untuk sekitar 50-80 meter dan Anda dapat menemukan Museum Raja Sejong. TYou tidak akan melewatkannya karena ada patung besar Raja di depan museum. Meskipun skala kecil, penuh dengan informasi dan terbaik dari semua, itu gratis. Menonton pertunjukan 4-D pendek untuk belajar bagaimana Korea berjuang dan menang melawan musuh mereka dengan hanya 1/3 dari kapal perang. Ini begitu nyata.

Di sebelah kiri Anda setelah Anda menyeberang jalan ketika Anda keluar dari museum, Anda akan menemukan salah satu Starbucks terbesar di Seoul yang bertingkat 4 tinggi. Sebuah cara yang bagus untuk dinginkan dan mengakhiri perjalanan Anda ke istana.

 sumbernya dari : http://www.kaskus.us/, http://id.wikipedia.org/,  http://kr.blog.yahoo.com, http://www.royalpalace.go.kr/


hmmmm, semoga suatu saat nanti bisa kesini, amien .
semoga bermanfaat ^^


CONVERSATION

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

Breath, Think, Evil, Angel, Survive, Here !

..

Followers

Contact Form






Back
to top