Klasifikasi Morfem

Morfem bebas adalah morfem yang tanpa kehadiran morfem lain dapat muncul dalam peraturan.contoh bentuk pulang,makan,rumah.

Morfem terikat adalah morfem yang tanpa digabung dulu dengan morfem lain tidak dapat muncul dalam peraturan.


Berdasarkan jenis fonem yang membentuknya :

v Morfem segmental adalah morfem dibentuk oleh fonem-fonem segmental.contoh morfem {lihat},{lah},{sikat},dan {ber}.

v Morfem suprasegmental adalah morfem yang dibentuk oleh unsur-unsur surpasegmental. Contoh tekanan.nada,durasi.


v Morfem beralomorf zero adalah morfem yang salah satu alomorfnya tidak berwujud bunyi segmental maupun berupa prosodi melainkan berupa “kekosongan”. Contoh book menjadi books.

v Morfem bermakna leksikal adalah morfem-morfem yang secara inheren telah memiliki makna pada dirinya sendiri tanpa perlu berproses dulu dengan morfem lain. Contoh {kuda},{pergi},{lari},dan{merah}.

v Morfem tak bermakna leksikal adalah morfem-morfem yang tidak memiliki makna apa-apa pada dirinya sendiri. Contoh {ber},{me},{ter}.

v Morfem dasar : morfem ini ada yang termasuk morfem terikat tetapi ada juga yang termasuk morfem bebas dan biasanya digunakan sebagai dikotomi dengan morfem afiks.contoh {juang},{kucing}. Bentuk dasar digunakan untuk menyebut sebuah bentuk yang menjadi dasar dalam suatu proses morfologi. Seperti kata berbicara yang terdiri morfem ber- dan bicara, maka bicara adalah menjadi bentuk dasar pada kata berbicara.

sumber : http://cakrabuwana.wordpress.com/2008/10/15/mlatiful-a-bab-5-tatanan-linguistik-2-morfologi/

CONVERSATION

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

Breath, Think, Evil, Angel, Survive, Here !

..

Followers

Contact Form






Back
to top