Proses Morfologis - Reduplikasi

Reduplikasi adalah proses morfemis yang mengulang bentuk dasar, baik secara keseluruhan, secara sebagian, maupun dengan perubahan bunyi.

Istilah-istilah reduplikasi dalam bahasa Jawa dan bahasa Sunda adalah :
Dwilingga yakni pengulangan morfem dasar. Contoh meja-meja, aki-aki, mlaku-mlaku.
Dwilingga salin swara adalah pengulangan morfem dasar dengan perubahan vokal dan fonem lain. Contoh bolak-balik, mondar-mandir, langak-longok.
Dwipurwa adalah pengulangan silabel pertama. Contoh lelaki,peparu,pepatah.
Dwiwasana adalah pengulangan pada akhir kata. Contoh cengengesan,
Trilingga adalah pengulangan morfem dasar sampai sua kali. Contoh dag-dig-dug,cas-cis-cus.

Reduplikasi dalam bahasa Indonesia ada beberapa catatan yang perlu dikemukakan :
1. bentuk dasar reduplikasi dalam bahasa Indonesia dapat berupa morfem dasar. Contoh meja menjadi meja-meja.
2. Bentuk reduplikasi yang disertai afiks. proses reduplikasi dan proses afiksasi itu terjadi bersamaan seperti berton-ton, proses reduplikasi terjadi lebih dahulu baru disusul oleh proses afiksasi seperti berlari-lari (dasarnya lari-lari), proses afiksasi terjadi lebih dahulu kemudian diikuti oleh proses reduplikasi seperti kesatuan-kesatuan,memukul-memukul (dasarnya kesatuan,memukul).
3. Pada dasar yang berupa gabungan kata proses reduplikasi harus berupa reduplikasi penuh tetapi mungkin berupa reduplikasi parsial. Contoh ayam itik-ayam itik (dasarnya ayam itik).
4. Banyak orang menyangka bahwa reduplikasi dalam bahasa Indonesia besifat paradigmatis dan memberi makna jamak/kevariasan. Contoh mereka-mereka,kamu-kamu.
5. Reduplikasi semantis yakni dua buah kata yang maknanya bersinonim membentuk satu kesatuan gramatikal. Contoh ilmu pengetahuan,hancur luluh.
6. Dalam bahasa Indonesia ada bentu-bentuk seperti kering-kerontang,tua-renta,segar-bugar.

CONVERSATION

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

Breath, Think, Evil, Angel, Survive, Here !

..

Followers

Contact Form






Back
to top